this site
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

TAKDIR CINTA   
0 komentar
cerpen

ISTRI-ISTRI SUAMIKU
 “Bapakmu minta kawin lagi”, wanita setengah baya itu berucap lemas, “Entah kapan penyakitnya itu akan hilang”. Wanita berusia empat puluh lima tahun itu menghela nafas panjang, semakin merasa risih dengan kelakukan sang suami yang semakin hari semakin keladi. Sudah sangat maklum selama ini ia menghadapi kemauan suaminya yang hobi menikah. Belum genap satu tahun pernikahan ke tiga suaminya dengan seorang janda dari tempat ia bekerja. Kini Dirjo sapaan sehari-harinya mengutarakan keinginan untuk menikahi seorang wanita berusia 28 tahun dari perkenalannya pada acara hajatan mbak Sumi beberapa bulan lalu.
0 komentar
kesepian-KU

Sunyi, ,,senyap,,,
Tak ada kata yang terucap, dari mulut tak beradab
Kaupun tak bisa beradaptasi dengan mereka
Yang seakan-akan ngajak bercanda tuk menuai sepi akan kata.
0 komentar
ANGIN KESETIAAN

Sunyi itu menusukku
Malampun ikut kaku ditengah luapan waktu
Nyamuk mengintip dan menatap isi hatiku
Membakar semua sudut kalbu
Karena kau mendekap inti hidupku
0 komentar
KEJAMNYA PENCURI HATI

Pesonamu yang hanya terbayang
ketika hidup kehabisan kata-kata menyulam puisicinta
Padahal ketika aku tanya madu, Pasti kau jawabnya empedu.
Tapi, kenapa kau datang dalam istana hatiku!!
lalu hancurkan patung –patung piaraanku !!
Hingga senyumpun,  tak mampu menjawab pertanyaan puing-puing sabda,
Semua titah sang raja sudah ku penuhi, tapi kenapa masih ada rajam!!
Inikah undang-undang tuhan yang kau katakan!!
Ketika fajar datang tuk musnahkan embun-embun malam!!

0 komentar
SALAM TONG SAMPAH
Assalam perpisahan,,,,,

good bye istana penyiksaan…..

selamat tinggal sejarah komedi.

 selamat datang tong sampah,,,,

besi-besi sampah yang berpotongan itu sudah tak berguna

“buang sajalah”……..pintaku.

0 komentar
SyukurQ
(Kepada Pahlawanku Bapak Disana)
Pak......
Sujud syukurku selalu tersungkur di bawahmu
Ketika mentari menangisi embun pagi
Ketika sang surya mengintip jagad raya

Dalam diamku, ku masih menyebut namamu
Diantara bias sang surya
Waktu lilin menyelinap di kaca

4 komentar
Kau Maha Pencuri
Pesonamu yang hanya terbayang
ketika hidup kehabisan kata-kata menyulam puisi cinta
Padahal ketika aku tanya madu, Pasti kau jawabnya empedu.
Tapi, kenapa kau datang dalam istana hatiku!!
lalu hancurkan patung –patung piaraanku !!
0 komentar

Flag Counter

free counters
Link Top Tutorial Blog Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Kotak Berlangganan

Enter your email address:

Followers

About Me

Foto saya
saya berasal dari orang yang menengah kebawah, tapi dengan keinginan kuat saya, tak menjadi penyebab bagi saya untuk tidak meneruskan kuliah, tekad yang bulat, dan keinginan yang menggebu-gebu mendorong saya untuk melang-lang buana atau merantau ke daerah yang jauh dari tanah kelahiran saya.